Reporter: Sawijan
Jakarta | suararakyat.net – Polisi Tangkap empat orang geng motor ber-senjata tajam di Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Minggu (30/1) dini hari.
Sebelumnya Viral di Media Sosial Gerombolan geng motor bersenjatakan celurit dan parang mengamuk dan mengejar warga setempat. Aksi geng motor itu terekam dalam video.
Video tersebut viral Baik Twiter,fb,ig,juga snack video,viral dalam unggahan akun Instagram @info_jakartapusat, terlihat warga yang sedang berjalan kaki tiba-tiba berlari. โSuruh berhenti,” kata salah satu orang yang ada di dalam video tersebut.
Di dalam video tersebut, tidak diketahui dan terlihat anggota gangster yang dikatakan menyerang warga. Alhasil, video tersebut banyak dikomentari warganet yang menyebutkan pengawasan kepolisian lemah dan aksi geng motor makin merajalela di Jakarta.
Lanjut: Kasat Samapta Polres Metro Jakpus, Kompol Deddy Kurniawan menjelaskan, kejadian berawal ketika pihaknya sedang berjaga di persimpangan Jalan Letjen Suprapto sekitar pada pukul 03.40 WIB.
Tim yang berjaga kemudian mendapati gerombolan-gerombolan geng motor yang mengarah ke underpass Pasar Senen sembari mengayunkan celurit.
Melihat kejadian tersebut, lanjut dia, tim patroli beserta jajaran Polsek Kemayoran langsung melakukan penghalauan dan pembubaran terhadap terduga kelompok geng motor tersebut.
Deddy mengatakan, pihaknya juga menangkap 4 orang dari kelompok geng motor yang berusia 16-18 tahun serta di amankannya barang bukti berupa 2 sepeda motor dan 2 celurit yg iya gunakan dalam aksinya.
Deddy menjelaskan,Tim Patroli Perintis membubarkan geng motor yang berjumlah sekitar 100 orang dan mengamankan empat orang. Barang bukti yang diamankan dua kendaraan roda dua dan dua buah celurit.
Lebih lanjut ia mengatakan kelompok geng motor tersebut juga diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakpus. Korban tabrak lari tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sementara, empat orang terduga geng motor tersebut saat ini telah berada di Polsek Kemayoran Jakarta pusat di serahkan untuk menjalani pemeriksaan beserta barang bukti kepada Polsek Kemayoran,” pungkasnya.